Sony Ganti Nama Setelah 60 Tahun Berdiri

Posted on

Perusahaan asal Jepang Sony putuskan untuk mengubah nama besar yang telah membawanya beraksi semasa 60 tahun di industri tehnologi.

Diambil dari Gizchina, di pertemuan tahunan beberapa pemegang saham Jumat (3/7), beberapa pemegang saham menyepakati mengajukan perkembangan nama perusahaan dari Sony jadi ‘Sony Grup’.

Perkembangan nama ini akan berlaku efisien mulai April 2021. Ketetapan ini diinginkan akan mengantarkan Sony pada jati diri yang semakin luas. Sejauh ini, peningkatan elektronik jadi usaha penting Sony. Dengan perkembangan nama jadi Sony Grup, berarti akan ada pelebaran pada service serta usaha yang lain.

CEO Sony Yoshida Kenichiro

Sony ialah perusahaan multinasional yang dibangun di tahun 1946 oleh Jing Shenda serta Shoda Morita. Jing Shenda mempunyai background di bagian riset serta peningkatan tehnologi, sekaligus juga pakar dalam public relations serta pemasaran.

Kepiawaiannya mengantar Sony jadi perusahaan besar sampai mempunyai kantor pusat yang sekarang ini berada di Sony City, Konan, Minato-ku, Tokyo.

Ketetapan ini akan tertera dalam riwayat Sony, untuk kali pertamanya mengganti nama perusahaan sesudah 60 tahun berkreasi.

“Kami putuskan mengganti nama jadi Sony Grup sebab kami ingin membuat keragaman penuh pada portofolio usaha untuk mempromokan peningkatan serta evolusi usaha,” kata CEO Sony Yoshida Kenichiro.

Ini nampaknya sesuai situasi epidemi sekarang ini. Beberapa analis memandang, keadaan epidemi akan berguna dengan mode usaha Sony yang bermacam dari mulai game, musik, serta usaha selingan yang lain yang bisa penuhi keperluan customer yang diam di dalam rumah. Taktik ini dipandang bisa menyeimbangi kerugian dalam pemasaran produk elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *